aksi al uswah

02.24 0

Sejam Lebih Dekat

AL-USWAH_mengadakan acara Sejan  Lebih Dekat dengan Wa-Dek III Bidang Kemahasiswaan (Jum’at,20/12/13) di LT Kampus UIN Samata. Acara yang dipandu oleh Ketua LDK AL JAMI’, Saddam Husain, selain mengupas seluk-beluk tokoh Wa-Dek III yang unik dan inspiratif, acara ini juga menghadirkan orang-orang terdekat dan berpegaruh dalam kehidupan sang Wa-Dek III yang dimana hal tersebut menjadi suprise bagi beliau. Bagaimana tidak, istri dan ibunda tercinta dihadirkan di tengah-tengah berlangsungnya acara tanpa sepengetahuan beliau.
Alhamdulillah acara Sejam Lebih Dekat ini berjalan dengan lancar.
Selanjutnya apa lagi ya??? Nantikan aksi al uswah yang lain……(Fha)

"Sejam Lebih Dekat"
Pesan Ayahanda Drs. Anis Malik M.Ag dalam acara kemarin:
1. Tebarlah kebaikan sebanyak-banyaknya, siapa yg menanam, maka ia akan menuainya.
2. Orang pintar itu gampang dicari, yang susah dicari adalah orang yang baik.
3. Selesaikan masalah dg Ilmu Agama (Qur'an dan Hadis), bangun tengah malam dan sampaikan pada Allah semua masalah2nya.
***
4. Sebagai mahasiswa muslim, peliharalah identitas islam.
5. Peliharalah Aqidah dalam Islam.
6. Kalian datang dg harapan dari orang tua kalian untuk menjadi sarjana. Manfaatkan waktu kalian dg sebaik2nya belajar. Kuliah itu penting. Selesai tepat waktu, IPK bagus, dan jgn durhaka kpd orang tua, jgn mengkhianati orang tua. Termasuk guru kalian.
7. Semua ilmu yg sudah didapat secara teoritis, aplikasikan dg pengalaman melalui apa saja.
Silahkan pilih organisasi yg menurut anda baik.
***
Pengorbanan Ibu dalam mendidik anaknya:
Kata Ibunda Anis Malik: "Salah satu aset tersesar saya adalah anak saya."
- semua orang tua, ingin anaknya baik.
***
Keinginan dari Ibunda dan Ayahanda dari seorang Anis Malik adalah ingin malihat anaknya sarjana dan bisa bermanfaat untuk orang lain.
***
Dan terakhir, "saya datang disini untuk kebaikan. Kita mencari pengalaman yang akan arif dan bijaksana dalam hidup." Ungkap beliau.
***
"20122013"(Eky)


    
08.59 0

Indahnya Berbagi...

BOGOR, Sabtu, 23/11/13 para aktivis Dakwah Kapus se-Indonesia melakukan long march dalam rangka gerakan food for Syiriah. Ada tiga titik lokasi aksi ini, salah satunya di tugu ???


KURMA

22.46 0
 KURMA....
 Samata, kampus II UIN Alauddin Makassar. akhwat UKM LDK Al Jami' mengadakan KURMA (kajian rutin muslimah) di Aula PKM lt 2(jum'at/01/11/13)
Allhamdulillah banyak kader yang datang, mudah-mudahan tiap pekannya  bertambah dan bertambah akhwat yang paham dengan din ini...amien..............
 KURMA hari itu membahas tentang bagaimana menjadi muslimah yang seimbang antara fisik dan psikis, seimbang antara lahir dan batin, seimbang antara akademik dan agama, seimbang antara dunia dan akhirat. MUSLIMAH harus CERDAS.

 
 

Beban ini terlalu berat
Hambatannya terlalu mematikan
Jalannya terlalu berliku
Jarak tempuhnya terlalu jauh

Tak mungkin bisa kita lewati
Bila itu semua kita sandarkan kepada yang lemah lagi fakir, diri kita
Sementara jiwa lupa untuk meminta pertolongan-Nya, Penolong yang Mahakuat & Berkuasa atas segala sesuatu

Wahai diri,
Terbanglah dengan Iman
Yang harap dan takut menjadi kedua sayapmu
Berjalanlah dengan tenang
yang doa dan tawakkal menjadi bekalmu

Yaa Hayyu Yaa Qayyum, biRahmatiKa astagiits.. Ashlihlii sya'ni wa laa takilnii illaa nafsi tharfata'aiin..
#darinya aktivis yg hamasah
LDK d Hati

LDK d Hati

22.45 0
SENANDUNG DAKWAH....

Memasuki dunia kampus, banyak organisasi yang mengawang-awang di sekitarku.. bagaikan ada umpan di setiap organisasi itu yang siap ku lahap. Tapi sebagai mahasiswa yang kritis (so kritis), tentu aku memilih dan memilah organisasi yang akan ku masuki.
Awal bulan April aku dan orang-orang yang tergerak hatinya di jalan dakwah  mengikuti rekrutmen LDK Al Jami', sebut saja SIC (Super Islamic Camp) 12. pemahaman sempitku tentang LDK adalah Latihan Dasar Kepemimpinan, hingga saat di ajak untuk mengikuti SIC 11 aku menolak, selain bosan mengikuti latihan dasar kepemimpinan, saat itu juga aku pulang kampung. layaknya bayi yang baru lahir yang gak tahu apa-apa, aku yang masih maba yang gak tahu banyak tentang kapus UINAM, tanpa tanya lebih jauh dan mencari tahuu lebih dalam, aku tidak ikut acara SIC LDK itu. dua bulan kemudian ada senior yang menyebutkan kegiatan LDK dan apa serta bagaimana LDK, saat itulah aku baru ngeh kalau LDK itu adalah Lembaga Dakwah Kampus. duh, persepsi bin dugaanku saat itu meleset dan nyesel deh gak tanya and gak ikut SIC 11. tapi walau demikian, terbayarkan dengan mengikuti SIC 12. tidak ada kata terlambat, betul?!

IBUKU SAYANG

IBUKU SAYANG

22.45 0


 IBUKU SAYANG...
Lantunan lagu sakha berjudul “ibu” menemani keheningan malam  syifa. Malam itu terasa sangat dingin, saat ia tengah asyik mendengarkan lagu itu, ia memandangi foto yang terpajang di meja belajarnya, seketika ia teringat akan ibundanya yang telah tiada. Lirik lagu sakha seakan merasuki kalbunya.
Sebening tetesan embun pagi
Secerah sinarnya mentari
Bila  ku tatap
Wajahmu ibu
Ada kehangatan di dalam hatiku
Air wudlu slalu membasahimu
Ayat suci slalu dikumandangkan
Suara lembut, peluh, keluh dan kesah
Berdo’a untuk putra-putrinya
Oh ibu ku
Engkaulah wanita
Yang ku cinta
Selama hidupku
Maafkan anakmu
Bila ada salah
Pengorbananmu
Tanpa balas jasa
ALLAH,,,
Ampuni dosanya
Sayangilah seperti menyayangiku
Berilah ia kebahagiaan
Di dunia, juga di akhirat (Sakha, Ibu)
Ia hanyut dalam lantunan lagu itu, tanpa ia sadari air mata membasahi pipinya yang imut. Ya, dua tahun sudah ia ditinggal ibunda tercinta dan hampir dua tahun pula ia hidup bersama ibu tirinya yang tak pernah ia ajak bicara.
          Dalam hati ia bergumam “seandainya engkau masih ada di sampingku, ibu. Seandainya hari itu kau tak menyelamatkanku.” Tangisnya semakin menjadi, ia tersedu-sedu dalam heningnya malam.
…
Rabu pagi, 22 Desember 2010 lalu. Setelah sarapan pagi bersama, Syifa meminta ibundanya membawanya jalan-jalan ke taman yang ada di komplek perumahan Seruni. “bu, aku ingin menghirup udara segar. Bawa aku ke taman depan komplek, aku bosan di rumah terus!” katanya dengan nada tinggi.
artikel

artikel

07.24 0


027.JPGKeutamaan Bulan Muharram
Ø  Termasuk Empat Bulan Haram (Suci)
Alalh SWT berfirman dalam QS At Taubah ayat 36 yang artinya  “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)
Yang dimaksud empat bulan haram adalah bulan Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, Muharram (tiga bulan ini berurutan), dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, masyarakat Arab dilarang berperang karena disucikannya keempat bulan tersebut. Oleh karena itu, ia juga dinamakan Syahrullah Asham شهر الله الأصم, yang artinya Bulan Allah yang Sunyi karena larangan berperang itu.
Dari Abu Bakrah radhiallahu‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzul Qo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Ø  Dinamakan Syahrullah atau Bulan Allah
Dari Abu Hurairah radhiallahu‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim)
Ø  Bulan Kemenangan Musa atas Firaun
Dari Ibnu Abbas radhiallahu‘anhuma, beliau menceritakan, Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura’. Beliau bertanya, “Hari apa ini?” Mereka menjawab, “Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Musa-pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah. Akhirnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami (kaum muslimin) lebih layak menghormati Musa dari pada kalian.” kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. (HR. Al Bukhari)
Ø  Disunnahkan Puasa Asyura
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ini hari Asyura, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak mewajibkan shaum kepada kalian di hari itu, sedangkan saya shaum, maka siapa yang mau shaum hendaklah ia shaum dan siapa yang mau berbuka hendaklah ia berbuka.” (HR Bukhari 2003)
Adapun keutamaan shaum tersebut sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Abu Qatadah, bahwa shaum tersebut bisa menghapus dosa-dosa kita selama setahun yang telah lalu (HR Muslim 2/819)
Imam An Nawawi ketika menjelaskan hadits di atas beliau berkata: “Yang dimaksud dengan kaffarat (penebus) dosa adalah dosa-dosa kecil, akan tetapi jika orang tersebut tidak memiliki dosa-dosa kecil diharapkan dengan shaum tersebut dosa-dosa besarnya diringankan, dan jika ia pun tidak memiliki dosa-dosa besar, Allah akan mengangkat derajat orang tersebut di sisi-Nya.”

Ø  027.JPGDisunnahkan Puasa Tasua untuk Berbeda dengan Yahudi
Rasulullah memerintahkan untuk berpuasa tanggal 9 Muharram untuk membedakan diri dengan orang Yahudi yang hanya melaksanakan puasa tanggal 10 Muharram.
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: pada saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shaum Assyura dan memerintah para sahabat untuk melaksanakannnya, mereka berkata, “Wahai Rasulullah hari tersebut (assyura) adalah hari yang diagung-agungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani”. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Insya Allah jika sampai tahun yang akan datang aku akan shaum pada hari kesembilannya”. Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal sebelum sampai tahun berikutnya” (HR Muslim 1134)
Ø  Puasa Sunnah tanggal 11 Muharram
Sebagian ulama berpendapat, dianjurkan melaksanakan puasa tanggal 11 Muharram, setelah puasa Asyura’.
 “Puasalah hari Asyura’ dan jangan sama dengan model orang Yahudi. Puasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.” (HR. Ahmad, Al Bazzar).
Ø  Bersedekah pada Hari Asyura
Rasulullah bersabda, “Siapa yang puasa hari Asyura, dia seperti puasa setahun. Dan siapa yang bersedekah pada hari itu, dia seperti bersedekah selama setahun.”
PUISI kali y

PUISI kali y

07.21 0


Air Mata Sahabat
By CAP
Kelam untukmu saat itu
Pandangan matamu sayup
Jemarimu tak terusik
Berbagai alat menempel di tubuhmu
Kau tertidur di ranjang itu tak berdaya
Setiap orang disekitarmu memandu syahadat
Seakan nyawa di ujung tenggorokan
Detak jantungmu bahkan tak berarah
Akankah berakhir saat itu?
Kedatangan yang tak bisa ditunda
Saat kesedihan memuncak
Isak tangis mewarnai keadaan
Perpisahan terakhir untukmu
Kau meninggalkan ku tanpa sepatah kata
Meninggalkan kenangan yang tak terlupakan
Meninggalkan jejak semangat yang berkobar
Meninggalkan ku untuk selama-lamanya
Kecemasan yang melandamu
Sakit dan Lukamu yang lalu
Kini terbayarkan dengan nyawa
Ya, kau kini menghadap yang Kuasa
Kesedihan dengan air mata pun takkan mengembalikanmu
Namun suratan takdir yang tergoreskan berkata
“itulah yang terbaik untukmu”
Maka ku relakan kepergianmu
Selamat jalan sahabatku, Nelly Fajriani Rachman